PETUNJUK PEMAKAIAN |
|
Pemakaian sangat mudah, dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja & kapan saja, Hanya mebutuhkan waktu 5 menit untuk setiap ban motor, dan 10-15 menit untuk setiap ban mobil. |
# Kelengkapan Isi (tiap kemasan 1 botol) :
~ 1 buah selang pengisian
~ 1 logam pembuka tutup pentil
~ 1 kerucut
PETUNJUK
PEMAKAIAN
Sangat mudah, dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja & kapan saja,
Hanya mebutuhkan waktu 5 menit untuk setiap ban motor,
dan 10-15 menit untuk setiap ban mobil.
Maka yang perlu disiapkan hanya pompa angin/kompresor saja.

# Kelengkapan Isi (tiap kemasan 1 tube) :
~ 1 buah selang pengisian
~ 1 logam pembuka tutup pentil
~ 1 buah kerucut
| Lepas pentil / katup pengisian angin kemudian
tusuk lobang angin dengan kawat atau lidi
untuk memastikan lubangnya tidak tertutup.
Siapkan pembuka pentil dan lepaskan karet
pentil dari lubangnya.
Kocok Tire Guard supaya rata, kemudian masuk
kedalam ban sampai habis.
Tutup kembali lobang angin dengan katup / pentilnya.
Tambah angin seperti semula sampai tekanannya sempurna. Jalankan kendaraan
sejauh 2 km supaya formulanya merata
dalam ban lalu tusuk dengan paku
untuk uji tes. |
| Bukti kedahsyatan Tire Guard! |
|
TIPS PEMAKAIAN |
|
TIPS PEMAKAIAN -
Saat mencabut paku, goyangkan paku perlahan-lahan sambil ditarik. Jika masih ada kebocoran, putar roda beberapa kali perlahan-lahan sambil sesekali lubang yang bocor dipukul atau diketuk dengan palu (pemukul), setelah itu kendaraan dijalankan minimal 1-2 km.
-
Sebaiknya cabut paku pada saat akan melakukan perjalanan, agar proses penyumbatan berlangsung lebih sempurna karena flokulan akan terbentuk semakin kuat seiring dengan adanya gaya sentrifugal dan sentripetal, ditambah dengan tekanan angin dalam ban yang fluktuatif dalam waktu tersebut.
-
Jika beberapa waktu (jam - hari) terjadi penurunan tekanan angin pada ban, segera lah tambah angin. Hal ini mungkin terjadi karena proses flokulasi belum terbentuk sempurna karena berbagai kondisi. Namun demikian, jangan khawatir karena kasus seperti ini jarang terjadi dan penurunan tekanan angin berlangsung aangat lambat, jadi anda punya banyak waktu untuk mencari tempat pengisian angin.
|
|
|
TROUBLE SHOOTING |
|
Trouble Shooting Saat Ban Kena Paku atau Benda Tajam : -
Setelah kita mengetahui ada paku/benda tajam yang menancap pada ban, dapat kita cabut sendiri paku/benda tajam tsb, berikut tips cabut paku yang benar : -
Segera cabut paku atau benda tajam yang tertancap pada ban, dan posisikan ban yang terkena paku di bawah
-
Saat mencabut paku, goyangkan paku perlahan-lahan sambil ditarik dan jika masih ada kebocoran putar roda beberapa kali perlahan-lahan, setelah itu kendaraan dijalankan minimal 1-2 km.
-
Sebaiknya cabut paku saat akan melakukan perjalanan, dengan demikian proses penyumbatan berlangsung lebih sempurna.
-
Jika tekanan angin berkurang (agak kempes) segera tambah angin, dengan tekanan tinggi (minimal sama dengan tekanan standar yg dianjurkan pabrikan ban, (proses ini dapat dilewati / skip)
-
Posisikan lubang tsb di bagian bawah, dan biarkan selama 2-3 menit, untuk memberi kesempatan TIRE GUARD® "masuk" ke dalam lubang tsb.
-
Putar-putar ban sebanyak 5-10 putaran, untuk memberi kesempatan TIRE GUARD® "masuk" secara merata ke dalam lubang tsb.
-
Beberapa saat, kita pantau apakah ada angin yg keluar atau tidak, kalau tekanan angin berkurang segera tambah lagi angin sampai tekanan tinggi.
-
Kendaraan kita dijalankan selama 2-3 km (persis sama dengan langkah terakhir saat kita pertama mengisi TIRE GUARD®)
-
SELESAI
Kita telah menciptakan kondisi yang baik dan benar untuk TIRE GUARD®, bekerja menambal/menutup kebocoran dengan kuat. Hal-hal penting yang harus diperhatikan selama menggunakan TIRE GUARD® : -
Selalu jaga tekanan angin ban dalam kondisi tekanan normal sesuai ketentuan pabrikan ban. Kalau kempes (kurang angin), kinerja TIRE GUARD® kurang optimal.
-
Jangan menusuk paku ke ban dengan sembarang posisi, karena ketika ban diam, TIRE GUARD® secara gravitasi berada di posisi bawah.
-
TIRE GUARD® kurang kurang berfungsi dengan maksimal jika : -
Ban bocor dengan sobek besar setelah terkena paku atau benda tajam lainnya.
-
Kebocoran berasal dari posisi samping atas, sobek di bagian pentil dan bagian atas sekitar velg.
-
Tidak mengikuti petunjuk pemakaian yang ada dalam kemasan dengan benar.
|
|